Berita Sepakbola Terkini Dalam Negeri

December 31st, 2012 | by Penulis Artikel |

Sepakbola baik dalam negeri maupun luar negeri banyak digemari orang terutama kaum laki-laki. Demi sepakbola mereka rela berkelahi bahkan nyawa bisa menjadi taruhannya. Seperti sepak bola dalam negeri yang sering menimbulakan kerusuhan antar supporter, sebenarnya hal itu tidaklah tepat apalagi dengan kondisi persepak bolaan Indonesia yang masih perlu diperbaiki kwalitasnya. Sepakbola bisa memberikan kekayaan bagi pemainnya namun sepakbola juga bisa mendatangkan mala petaka bagi supporter maupun pemainnya. Kadang sepakbola di Indonesia sering dijadikan ajang perkelahian sesame supporter atau bahkan sesame pemain. Bila dibandingkan dengan sepakbola dunia,kwalitas pemain dan sarana persepakbolaan di Indonesia masih rendah. Di luar negeri pemain-pemainnya handal dan berkwalitas namun di negara kita mereka bisa dibilang jauh dari standart pemain internasional.

Sepakbola merupakan jenis olahraga dengan menggunakn bola dan dilakukan oleh dua lawan masing-masing lawan terdiri dari sebelas orang. Dalam permainannya sepakbola permainan harus ada strategi yang diterapkan, ada beberapa strategi, penyerangan dan pertahanan dengan pola yang biasa dilakukan oleh setiap kesebelasan dalam setiap permainan. Saat pertandingan dimulai pemain tidak diperbolehkan meninggalkan lapangan pertandingan tanpa izin wasit. Mereka hanya bisa meninggalkan lapangan pertandingan jika mereka cedera sehingga memerlukan perawatan. Dengan peraturan tersebut jelas saja jika salah satu pemain berkelahi dengan pemain lain, mereka bisa terkena sanksi seperti kartu kuning bahkan kartu merah. Inilah yang menjadi kendala di negara kita.

Saat ini sepakbola dalam negeri memang perlu ditingkatkan kwalitasnya baik pemainnya maupun permainan atau aturan dalam lapangan hijau serta sarana dan prasarana pendukungnya. Sepakbola di Indonesia memang sarat dengan kerusuhan dan ini menjadi catatan khusus buruknya dunia persepakbolaan Indonesia. Salah satu berita sepakbola dalam negeri yang sedang hangat adalah kisruh di tubuh PSSI yang sulit diatasi. Sebelum peimpinan PSSI, Nurdin Halid mundur dari jabatannya, PSSI tidak mengalami masalah namun setelah dia digantikan ternyata ada masalah dalam tubuh PSSI yang sulit diatasi. Harapan bahwa PSSI bisa semakin baik dan maju ternyata malah mengalami masalah yang serius. Sebagai mantan pimpinan PSSI, Nurdin Halid merasa kecewa terhadap masalah ini karena dulu PSSI bisa maju dan berkembang namun sekarang malah terjadi masalah yang sulit diatasi.

Masalah sepakbola dalam negeri seperti diatas bisa menggangu aktivitas persepakbolaan dalam negeri. Banyaknya masalah yang tidak bisa diatasi menjadikan profesionalisme persepakbolaan Indonesia bisa terkalahkan oleh Negara lain. Inilah yang harus diperbaiki agar tidak terjadi masalah yang sama seperti PSSI di tubuh klub lainnya. Untuk mengatasi masalah ini semua pihak terkait harus bekerjasama dan mampu mengalahkan ego klub masing-masing. Masalah intern dalam klub bisa menghancurkan citra dari klub yang bersangkutan. Jika masalah intern bisa diatasi, persepakbolaan dalam negeri bisa maju dan berkembang.

Tags: ,

Share |