Archive for the ‘Hobi’ Category

Tips Merawat Boneka untuk Kolektor Boneka Bulu

Saturday, December 29th, 2012

Boneka bulu, terutama yang berbentuk binatang, adalah barang yang tidak hanya digemari oleh anak-anak kecil namun juga oleh kolektor benda-benda ‘imut’ berusia lebih dewasa. Mainan yang dalam bahasa Inggris disebut stuffed animal karena diisi kapuk sampai menggembung ini begitu populernya sehingga muncul dalam berbagai bentuk dan ukuran; mulai dari boneka berbentuk tokoh-tokoh kartun, boneka beruang yang klasik dan bahkan boneka binatang yang berkesan nyata walaupun terbuat dari kain, bulu dan berisi kapuk. Selain sebagai mainan, boneka bulu juga bisa dijadikan hadiah atau dekorasi dan banyak di antaranya dibuat dengan standar mutu begitu tinggi sehingga harganya lumayan mahal dan lebih cocok untuk koleksi ketimbang mainan. Apapun tujuan anda membeli boneka bulu, ada satu hal yang harus diperhatikan yaitu kebersihannya. Pasalnya, boneka bulu memiliki permukaan yang gampang menarik debu serta sulit dibersihkan jika ketumpahan sesuatu. Sayangnya, banyak orang yang senang mengumpulkan boneka baik untuk mainan anak maupun koleksi namun tidak tahu bagaimana cara mencucinya dengan benar, sehingga tidak pernah membersihkannya.

Berikut adalah tips mencuci dan merawat boneka bulu untuk anda para kolektor:

  1. Jika boneka hanya sekedar berdebu, anda bisa mengelap permukaannya dengan air hangat atau menyedotnya memakai pipa penyedot debu, terutama bila bonekanya berukuran cukup besar.
  2. Jika anda ingin mencuci boneka dengan sabun karena sudah terlalu kotor dan berbau, perhatikan dulu label pencucian pada boneka untuk melihat apakah boneka tersebut bisa dicuci dengan mesin atau harus menggunakan tangan. Jika tidak ada label seperti itu, anda tinggal melihat jenis bulu yang menutupi boneka. Jika bulunya terlalu halus dan lembut serta agak panjang, lebih baik anda cuci dengan tangan.
  3. Periksalah sekujur tubuh boneka untuk melihat apakah ada sobekan atau bagian yang hampir lepas (misalnya bagian mata atau aksesoris macam pita dan kancing). Jika ada, sebaiknya anda menjahit atau memperkuat bagian tersebut terlebih dahulu agar tidak lepas atau terburai saat boneka dicuci (apalagi kalau memakai mesin).
  4. Jika ada noda yang relatif besar di salah satu bagian boneka, olesi bagian tersebut dengan deterjen atau sabun krim setelah boneka basah dan biarkan beberapa saat sebelum melanjutkan mencuci.
  5. Trik favorit para kolektor untuk mencuci boneka bulu dengan mesin cuci adalah memasukkan boneka tersebut ke dalam sarung bantal sebelum memasukkannya ke mesin cuci bersama pakaian-pakaian lain. Praktis dan menghemat waktu mencuci anda.
  6. Jemur boneka di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung atau angin-anginkan hingga kering. Jangan mengeringkan boneka dengan pengering rambut karena mungkin saja boneka bisa menyusut atau berubah bentuk. Jejerkan saja boneka anda di depan kipas angin yang menyala jika anda ingin boneka cepat kering.

Jika anda seorang kolektor, ada baiknya boneka disimpan di tempat khusus seperti rak atau lemari kaca agar terhindar dari debu dan kotoran. Jika anda suka tidur bersama boneka, pastikan boneka selalu bersih dari debu dan rajin dicuci jika sudah berbau atau bernoda agar kesehatan anda tidak terganggu. Jika anda memiliki anak yang menyimpan banyak koleksi boneka, rajin-rajinlah mengecek boneka-boneka tersebut agar anda mengetahui jika boneka-boneka itu berdebu, bulukan dan berbau. Boneka dalam keadaan seperti demikian bisa membahayakan kesehatan anak dan memperparah gejala alergi bagi yang memilikinya.

Koleksi Film Cult, Unik dan ‘Membuka Mata’

Saturday, December 29th, 2012

Anda seorang penggemar film dan ingin menjadi kolektor? Jika ya, anda mungkin mau melengkapi koleksi anda dengan film-film cult. Berasal dari bahasa Inggris yang berarti ‘kultus,’ film-film cult cenderung memiliki basis penggemar khusus yang biasanya berjumlah kecil namun spesifik. Film-film cult biasanya memiliki tema eksentrik, menampilkan adegan-adegan tabu dan tidak mengikuti tren pembuatan film yang biasanya diikuti film-film blockbuster. Plus, film cult biasanya beredar terbatas sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk menemukan rekamannya. Terkadang, sebuah film cult bahkan bisa gagal secara komersil dan secara umum dianggap film buruk, namun memiliki pesona tersendiri yang tidak ada pada film-film lain sehingga memiliki kelompok penggemar dan kolektor tersendiri. Film cult bisa dibuat oleh studio film besar atau digarap secara independen. (more…)