Strategi Motor Honda Menghadapi Persaingan Tahun 2013

December 29th, 2012 | by Penulis Artikel |

Dari semua merk sepeda motor yang beredar di Indonesia hingga saat ini, Honda dan Yamaha merupakan dua nama yang merajai pasar otomotif Indonesia. Setelah bertahun-tahun saling maju-mundur dalam hal memenangkan persaingan di berbagai lini produk, Honda kini siap melakukan dua macam inovasi baru untuk merebut mahkota kemenangan sebagai sepeda motor favorit konsumen di Indonesia. Inovasi ini didasarkan pada dua macam kekurangan Honda yang masih cukup menonjol yaitu adanya lini produk yang masih belum menerapkan sistem injeksi serta kurangnya produk motor sport untuk umum yang selama ini membuat Honda selalu berada di bawah Yamaha dalam hal yang satu itu (terutama ketika produk V-Ixion keluaran Yamaha mendominasi pangsa pasar penjualan motor sport baru-baru ini). Mari kita tinjau secara singkat kedua strategi baru Honda terkait kekurangan-kekurangannya dalam hal menghadapi persaingan dengan Yamaha di tahun 2013 ini.

Sistem Injeksi untuk Semua Lini

Sepeda motor dengan sistem injeksi bahan bakar (fuel injection) saat ini dianggap sebagai model yang paling irit bahan bakar, sehingga sangat ekonomis bagi kantong si pemilik sekaligus lebih ramah lingkungan. Sementara berbagai merk sepeda motor kini berlomba-lomba menerapkan sistem injeksi tersebut pada lini mereka, bisa dibilang cukup aneh bahwa beberapa lini motor dengan merk sekaliber Honda masih belum menerapkan sistem injeksi, seperti yang bisa dilihat pada Honda Tiger, Scoopy dan Megapro. Oleh karena itu, direktur pemasaran Astra Honda Margono Tanuwijaya menegaskan bahwa semua lini terbaru motor Honda yang diproduksi di tahun 2013 dan seterusnya semua akan mengadopsi sistem injeksi (anda mungkin sudah pernah melihat iklan atau reklame motor Honda yang mengisyaratkan hal ini). Sistem ini akan diterapkan berangsur-angsur namun pasti sehingga bisa dipastikan bahwa semua lini motor Honda sudah akan memiliki sistem injeksi di akhir tahun 2013. Hal ini jelas merupakan kabar gembira bagi para penggemar motor Honda, terutama di tengah kenaikan harga bahan bakar serta isu pemanasan global yang makin gencar disoroti.

Penambahan Lini Motor Sport

Selain sistem injeksi, salah satu hal yang diakui Honda masih menjadi kelemahan mereka dibandingkan Yamaha adalah kurangnya lini produk yang bisa memanjakan pecinta motor sport; ini adalah kekurangan kecil tapi cukup merugikan karena di Indonesia terdapat sekitar 7,150 pembeli sepeda motor sport, dengan Yamaha sebagai merk yang mendominasi. Sejauh ini, Yamaha telah mendominasi pangsa pasar sepeda motor sport di Indonesia dengan seri baru V-Ixion. Angka tersebut tentunya menandakan jumlah pembelian yang cukup fenomenal hanya untuk satu seri dan masih ada kemungkinan untuk berkembang, sehingga Honda kini berencana untuk menambah lini motor sport. CB150R Street Fire merupakan merk sepeda motor sport 150 cc yang telah diluncurkan Honda pada tanggal 12 Desember lalu dan diharapkan bisa menjadi pelopor bagi perjuangan Honda dalam memenangkan gelar penjualan sepeda motor sport terbanyak di tahun 2013 mengalahkan Yamaha. Produksi CB150R Street Fire terhitung sebagai proyek ambisius karena ditujukan untuk merebut setidaknya 57% pangsa pasar sepeda motor sport di Indonesia, atau sekitar 4,075 unit jika ditilik dari jumlah total pembeli sepeda motor di atas.

Dengan kedua strategi inovasi ini, diharapkan Honda akan bisa menyamai Yamaha dan bahkan menyainginya baik dalam hal penggunaan sistem injeksi di semua lini motor maupun persaingan dalam hal penjualan motor sport.

Tags: , , , ,

Share |