Tips Merawat Vagina agar Tak Berbau

December 29th, 2012 | by Penulis Artikel |

Merawat vagina adalah hal yang sangat penting bagi wanita. Hal ini bukan hanya menjamin kesehatan dan kesegaran alat vital ini, namun juga untuk mengurangi faktor resiko terserang infeksi dan penyakit kelamin lainnya yang berhubungan dengan kondisi vagina yang kurang terawat. Salah satu akibat dari aspek kehigienisan vagina yang tidak terurus dengan baik adalah munculnya aroma tidak sedap. Aroma ini bukan hanya bisa menurunkan kepercayaan diri wanita serta menimbulkan rasa tidak nyaman, melainkan juga dapat mengganggu aspek seksual dengan pasangan. Perawatan rutin sangat dibutuhkan untuk mencegah bau tak sedap menguar dari vagina, tetapi ingat bahwa tidak semua bau tak sedap hanya diakibatkan oleh faktor kebersihan yang kurang diperhatikan. Sejenis kondisi bernama BV (bacterial vaginosis) serta beberapa jenis penyakit menular seksual juga bisa menyebabkan bau tak sedap pada vagina.

Sekarang, mari kita lihat dulu bau tak sedap pada vagina yang diakibatkan oleh kurangnya kehigienisan. Pada dasarnya, vagina merupakan tempat yang rawan lembab dan hangat, apalagi bagian ini selalu ditutupi oleh kain celana dan pakaian. Jika bagian vagina selalu lembab namun tidak pernah dirawat, bakteri tentu saja akan mengumpul dan menimbulkan bau tak sedap. Berikut ini adalah beberapa cara merawat vagina yang seharusnya dijadikan ritual rutin setiap hari oleh kaum wanita untuk menghindari vagina yang berbau:

  1. Saat mandi, cucilah bagian vagina dengan menggunakan air rebusan daun sirih. Sirih secara alami sudah dikenal khasiatnya sebagai penghilang bau tak sedap, termasuk di daerah vagina. Coba lakukan secara rutin setiap hari di pagi dan malam hari.
  2. Jika masalah bau tak sedap pada vagina anda agak parah, anda boleh coba mencuci vagina dengan menggunakan sabun khusus daerah kewanitaan dengan PH seimbang. Selalu pastikan tangan anda bersih saat melakukannya dan aplikasikan sabun ini hanya di bagian luar vagina, tidak perlu dalam-dalam. Kurangi atau hentikan pemakaian jika masalah bau sudah berkurang.
  3. Untuk sementara, singkirkan dulu semua koleksi celana ketat, celana jins dan celana dalam berbahan polyester anda dan beralihlah ke rok, celana kain longgar serta celana dalam katun. Jangan lupa untuk menyediakan celana dalam cadangan di kantor anda untuk jaga-jaga jika celana dalam anda lembab. Jangan lupa menyediakan tisu untuk mengelap vagina setelah buang air kecil jika anda harus memakai WC umum dan tidak ada tisu toilet.
  4. Gantilah pola makan anda; kurangi makanan yang memicu sekresi keringat dan bau tak sedap seperti kafein, bawang putih dan makanan berbumbu tajam. Perbanyak minum air putih, makan buah-buahan dan sayuran segar.
  5. Pastikan anda dan suami selalu dalam keadaan sudah bersih sebelum melakukan hubungan intim. Jangan berlama-lama menunda mandi setelah selesai.
  6. Jika anda sedang haid, gantilah pembalut setiap satu jam atau maksimal dua jam sekali.

Jika aroma tak sedap pada vagina anda disebabkan oleh kurangnya kehigienisan pribadi, cara-cara merawat vagina seperti di atas seharusnya sudah cukup membantu jika dilakukan secara rutin. Akan tetapi, jika masalah bau semakin parah dan tidak kunjung sembuh walaupun cara-cara di atas sudah dicoba, anda bisa mencurigai adanya kondisi yang lebih serius seperti gangguan di alat kelamin atau penyakit tertentu. Jika keadaan ini berlanjut, jangan malu untuk memeriksakan diri ke dokter ahli kandungan dan alat kelamin.

Tags: , , ,

Share |