Tips Sebelum Membeli Rumah Secondhand

December 29th, 2012 | by Penulis Artikel |

Jika anda ingin memiliki rumah sendiri tetapi tidak memiliki anggaran terlalu banyak, membeli rumah dari tangan kedua alias secondhand merupakan salah satu solusi, apalagi jika anda membeli lewat perantara atau broker. Dengan membeli rumah secondhand dari tangan ketiga alias perantara memang memberi beberapa keuntungan; anda mendapat rumah dengan harga murah dan tidak perlu repot-repot mencari sendiri rumahnya. Akan tetapi, jika tidak jeli, anda juga bisa berakhir tertipu, misalnya mendapat rumah yang tanahnya bermasalah, sistem listrik dan airnya tidak diurus dengan baik dan bahkan memilik sistem konstruksi yang bermasalah. Untuk amannya, coba ikuti beberapa tips membeli rumah secondhand berikut ini sebelum memutuskan membeli rumah lewat perantara:

  1. Saat mengunjungi rumah bersama si perantara, coba ajak anggota keluarga atau teman yang bisa dipercaya yang cukup mengerti tentang konstruksi bangunan, kondisi tanah, sistem kelistrikan dan ledeng untuk membantu anda menyelidiki kondisi asli rumah. Jika anda tidak begitu mengetahui hal-hal tersebut, anda akan mudah ditipu oleh perantara nakal yang sengaja menggunakan informasi palsu atau kata-kata yang berbelit-belit saat menjelaskan soal rumah itu pada anda.
  2. Cari tahu berapa umur rumah tersebut dan kapan terakhir kali direnovasi, termasuk jenis renovasi yang dilakukan. Jangan sampai anda tinggal di rumah yang hanya direnovasi dekorasinya saja namun tidak konstruksinya.
  3. Cek meteran listriknya apakah masih dalam kondisi baik atau tidak, karena jika meteran listrik rusak pada saat anda membelinya, andalah yang nanti akan membayar denda. Pastikan juga iuran listriknya selalu dibayar secara teratur.
  4. Periksalah apakah sistem airnya masih berfungsi atau tidak dan pastikan bahwa sumber air bersihnya tidak berjarak kurang dari 10 meter dari septic tank.
  5. Tips membeli rumah yang sederhana namun efektif untuk membantu anda menghemat biaya listrik ke depannya adalah datang ke rumah itu pada siang hari untuk melihat seberapa banyak sinar matahari menerangi bagian dalam rumah di siang hari. Jangan lupa juga mengecek sirkulasi udaranya dan ceklah tanda-tanda serangan jamur atau lumut yang menandakan rumah itu terlalu lembab.
  6. Telitilah kondisi di sekitar rumah, termasuk faktor keamanannya, jenis penghuninya, kedekatannya dengan fasilitas seperti toko kelontong, jalan besar, rumah makan dan jalur angkuran umum sesuai keperluan.
  7. Periksalah riwayat dan status rumah, mulai dari kelengkapan surat-suratnya, status tanah (apakah termasuk tanah sengketa atau tidak) dan riwayat lengkapnya. Pilihlah broker yang berasal dari kantor bersertifikat serta bereputasi baik sehingga anda juga bisa yakin akan status rumah yang diperjualbelikan.
  8. Jika anda mengejar nilai properti rumah, cek jika anda bisa melakukan pembelian lewat KPR. Hal ini akan membantu anda dalam hal menilai properti tersebut dengan tepat.

Demikian beberapa tips membeli rumah secondhand yang umum namun sangat penting.

Tags: , ,

Share |