Tips Sukses Mengajukan Proposal Penelitian

December 29th, 2012 | by Penulis Artikel |

Proposal penelitian, baik itu yang dilakukan sebagai persiapan skripsi atau tesis maupun sebagai persiapan untuk meminta dana penelitian, memiliki poin yang sama pentingnya dengan karya tulis atau laporan penelitian itu sendiri. Pasalnya, mutu sebuah proposal sangat menentukan apakah proposal penelitian anda akan diterima atau tidak oleh pihak yang berkepentingan untuk memberikan ijin atau dana penelitian tersebut. Sebuah proposal mungkin nampak sudah oke di mata anda, namun belum tentu di mata orang yang berkepentingan untuk menilainya. Sayangnya, banyak mahasiswa atau peneliti pemula yang agak mengecilkan peran proposal ini, sehingga mereka kemudian menemukan diri mereka mengalami kesulitan dalam proses pengajuan proposal sehingga penelitian mereka pun tidak bisa dilakukan tepat waktu.

Membuat proposal penelitian yang baik memang bukan hal yang mudah, bahkan seandainya anda sudah membuatnya bersama seorang pembimbing. Akan tetapi, anda tetap bisa membuat prosesnya jauh lebih mudah dan lebih tidak bermasalah dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

  1. Lakukan persiapan jauh-jauh hari. Jika anda berniat melakukan suatu penelitian terhadap sebuah topik, jangan menunggu sampai anda benar-benar bisa mewujudkan penelitian tersebut untuk melakukan riset awal dan mengumpulkan awal. Jika anda mahasiswa, sebaiknya mulailah merancang topik atau setidaknya rencana subyek skripsi sejak di semester kelima atau keenam sambil mengumpulkan bahan teori, agar proposal anda bisa lebih matang saat diajukan. Hal ini terutama jika topik penelitian anda termasuk hal-hal yang baru atau belum banyak dijelajahi dalam penelitian.
  2. Ketika anda membuat proposal untuk mengajukan permintaan dana penelitian, berfokuslah pada relevansi penelitian anda untuk permasalahan yang bersifat krusial serta dapat memicu penelitian lanjutan atau pengembangan solusi permasalahan tersebut di masa mendatang.
  3. Jika di kampus anda ada mata kuliah perancangan proposal skripsi atau sejenisnya dan sifatnya mata kuliah pilihan, tidak ada salahnya untuk mengambil mata kuliah tersebut agar anda mendapat pengetahuan serta latihan sebelum membuat proposal penelitian yang sebenarnya.
  4. Pilihlah topik penelitian yang elemen-elemen serta variabelnya dapat anda akses dengan mudah. Sesuaikan antara ketersediaan subyek, sumber informasi dan bahan-bahan pendukung penelitian dengan tema anda agar proposal anda tidak terkesan terlalu di awang-awang.
  5. Pilihlah pembimbing proposal yang mudah anda hubungi, tidak sering bepergian dan dapat berkomunikasi dengan baik dengan anda. Seringkali, sebuah proposal penelitian tergarap dengan buruk hanya karena si mahasiswa atau peneliti memiliki hubungan yang buruk dan kurang berkomunikasi dengan pembimbingnya.

Ketika menggarap proposal, jangan lupa untuk memerhatikan setiap bagian hingga rincian terkecilnya untuk memastikan proposal tersebut memenuhi setiap kaidah penulisan teks ilmiah yang berlaku; mulai dari penulisan judul, penjelasan metode, penulisan daftar pustaka hingga hal-hal kecil namun seringkali dilwatkan seperti tata cara penulisan dan tanda baca.

Tags: , ,

Share |